Kenapa jepang cuma mandi 1x sehari?

 Alasan Orang Jepang Cuma Mandi 1x Sehari


Orang jepang cuma mandi 1x sehari


Kalau dipikir-pikir…
kebiasaan orang Jepang memang sering terasa aneh buat kita.

     Mereka bisa tidur di kereta tanpa takut barang hilang.
Jarang berbicara keras di tempat umum.
Dan ternyata… banyak orang Jepang hanya mandi satu kali sehari.

Buat orang Indonesia, ini mungkin terdengar asing.

Karena di negara tropis seperti Indonesia, mandi dua kali sehari bahkan sudah dianggap normal bahkan wajib.
Kadang kalau belum mandi pagi aja rasanya pasti lesu.

Tapi di Jepang, kebiasaan mandi ternyata berbeda.

Dan menariknya… alasannya bukan karena malas.


Mandi di Jepang Bukan Sekadar Membersihkan Badan

Orang jepang cuma mandi 1x sehari


Di Jepang, mandi punya makna yang jauh lebih dalam.

Bagi banyak orang Jepang, mandi adalah waktu untuk menenangkan diri setelah menjalani hari yang melelahkan.

Mereka bahkan punya istilah khusus:
ofuro.

Ofuro bukan cuma mandi biasa.
Tapi kebiasaan berendam di air hangat untuk membuat tubuh dan pikiran rileks.

Karena itu, banyak rumah di Jepang memiliki bathtub/bak mandi yang cukup dalam.
Bukan untuk gaya-gayaan… tapi memang dipakai setiap hari.

Namun, orang Jepang biasanya tidak langsung masuk ke bathtub/bak mandi dalam keadaan kotor.

Mereka akan:

  • membersihkan tubuh dulu(seperti mandi biasa)
  • baru kemudian berendam.

Jadi fungsi bathtub lebih ke relaksasi daripada membersihkan badan.


Bisa Berendam Sampai 40 Menit!

Orang jepang cuma mandi 1x sehari


Yang mungkin mengejutkan…
banyak orang Jepang bisa menghabiskan waktu 20 sampai 40 menit hanya untuk berendam.

Bahkan saat pergi ke onsen atau pemandian air panas, mereka bisa berada di sana lebih lama lagi.

Karena bagi mereka, mandi adalah cara untuk:

  • melepas stres,
  • menghangatkan tubuh,
  • dan membuat tidur lebih nyenyak.

Terutama saat musim dingin.

Bayangin aja,  pulang kerja malam-malam di Tokyo…cuaca dingin, badan lelah, berdesakan di kereta …Lalu ketika sampai rumah,  berendam di air hangat.

Buat banyak orang Jepang, itu salah satu momen paling nyaman dalam sehari.


Kenapa Mereka Lebih Suka Mandi Malam?

Sehari

Orang jepang cuma mandi 1x sehari

Kalau di Indonesia banyak orang mandi pagi sebelum aktivitas…
Tapi di Jepang justru kebalikannya.

Banyak orang Jepang lebih memilih mandi malam.

Karena mandi dianggap sebagai “penutup hari”.

Semacam waktu untuk melepas semua beban dari:

  • pekerjaan,
  • sekolah,
  • keramaian kota,
  • dan tekanan hidup.

Makanya suasana kamar mandi di Jepang sering dibuat senyaman mungkin.

Ada yang memasang:

  • lampu hangat,
  • aroma terapi,
  • bahkan musik santai.

Karena tujuannya memang bukan cuma bersih… tapi juga relaksasi.


Orang jepang cuma mandi 1x sehari

Faktor Cuaca Juga Berpengaruh

Alasan lainnya tentu karena cuaca Jepang berbeda dengan Indonesia.

Indonesia panas dan lembap.
Sedangkan Jepang, terutama saat musim dingin, udaranya jauh lebih dingin dan kering.

Jadi tubuh tidak mudah berkeringat seperti di negara tropis.

Karena itulah, mandi satu kali sehari di Jepang dianggap cukup normal.


Bukan Berarti Orang Jepang Jorok.


Ini yang sering disalahpahami.

Walaupun banyak orang Jepang hanya mandi sekali sehari, bukan berarti mereka tidak menjaga kebersihan.

Budaya kebersihan di Jepang justru terkenal sangat sangat tinggi.

Mulai dari:

  • melepas sepatu sebelum masuk rumah,
  • mencuci tangan secara rutin,
  • Selalu memakai pakaian bersih,
  • sampai menjaga kebersihan lingkungan sebersih mungkin.

Jadi konsep “bersih” di Jepang memang sedikit berbeda dengan yang biasa kita bayangkan.



Baca juga;baca juga; Harga daun pisang di jepang bikin geleng-geleng kepala.

Penutup

Pada akhirnya, kebiasaan mandi orang Jepang bukan sekadar soal seberapa sering mereka membersihkan tubuh.

Tapi lebih ke bagaimana mereka memandang mandi sebagai bagian dari relaksasi dan ketenangan hidup.

Dan mungkin… itu juga alasan kenapa budaya ofuro masih bertahan sampai sekarang.

Karena di tengah hidup yang sibuk dan melelahkan,
kadang berendam air hangat memang terasa seperti pelarian kecil yang menenangkan




Posting Komentar

0 Komentar